MARIA MAGDALENA

maria-magdalena

Pertanyaan dikirim oleh +6281XXX3X285: Benarkah Maria Magdalena adalah perempuan berdosa sebagaimana dikisahkan dalam Injil Lukas, juga Maria, saudara Marta dan Lazarus di Betania, juga benarkah dia pula perempuan yang di dalam dirinya ada tujuh Roh jahat, yang roh itu  diusir Yesus? Benarkah pula, dia yang digelari sebagai orang kudus  dan dihormati oleh Gereja?

 

Perdebatan mengenai identitas Maria Magdalena telah berlangsung sejak  Gereja perdana. Dalam sejarah Gereja pada abad-abad kemudian, namanya dikaitkan dengan kisah perempuan yang kedapatan berbuat zina (Yoh 7:53-8:11) dan perempuan berdosa tanpa disebut namanya yang membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian menciumnya dan meminyakinya dengan minyak wangi (Luk 7:36-50). Ada pula yang menganggapnya sama dengan Maria dari Betania, saudari Marta dan juga Lazarus. Di gereja Ritus Barat, terutama sejak masa Paus St. Gregorius Agung, ketiga tokoh tersebut selalu diidentifikasikan sebagai St. Maria Magdalena. Namun, di gereja Timur, ketiga tokoh itu orang yang yang berbeda, dengan perayaan terpisah untuk St. Maria Magdalena dan St. Maria dari Betania. Tokoh-tokoh besar Gereja seperti St. Ambrosius, St. Hieronimus, St. Agustinus, St. Albertus Agung dan St. Thomas Aquinas, semuanya tidak memberi pendapat yang tegas.

Merujuk yang dikisahkan dalam alkitab, perempuan bernama “Maria Magdalena”  adalah salah seorang dari perempuan-perempuan yang menyertai Yesus dan para rasul sejak dalam perjalanan pemberitaan Injil di Galilea:  “Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.” Injil Markus membenarkan bahwa Kristus telah mengusir tujuh setan dari Maria Magdalena. Maria Magdalena juga berdiri di kaki salib pada saat penyaliban (Mrk 15:40, Mat 27:56, Yoh 19:25). Ia juga menjadi saksi pada pemakaman Yesus, dan pada hari Minggu Paskah merupakan orang pertama yang mendapati makam kosong dan orang pertama yang melihat Kristus yang Bangkit (Yoh. 20:1-18).

Maria Magdalena, jika benar bahwa ia perempuan berdosa yang bertobat, dan Maria dari Betania adalah orang yang sama, yang telah memperoleh rahmat  pengampunan, sekaligus persahabatan dengan Kristus, yang berdiri di bawah kaki salib, dan yang melihat Kristus yang bangkit, adalah teladan yang mengagumkan bagi setiap orang beriman. Paus St. Gregorius memaklumkan keteladanan St. Maria Magdalena: seorang wanita yang menemukan hidup baru dalam Kristus. (SHD)